Cari Blog Ini

Kamis, 02 Februari 2017

Manfaat Madu

1.Pisang dicampur dengan Madu dan Susu merupakan makanan bayi yang
baik.

2.Pisang dilumatkan dicampur segelas air kelapa muda dan sesendok madu
kemudian disaring air hasil saringan berkhasiat bagi penderita campak dan
TBC.

3.Beberapa tetes sari buah pepaya dicampur Madu berkhasiat
memperlancar ASI.

4.Pepaya dicampur Susu dan Madu berkasiat untuk mengatasi ganguan
saluran air seni bebagai ganguan Jantung, Otak, Hati, Urat Syaraf, Wasir dan
Sembelit.

5.Pepaya dicampur Susu dan Madu merupakan tonikum yang baik untuk ibu
hamil dan menyusui.

6.Jeruk peras ditambah Madu dapat membantu mengatasi ganguan jantung.

7.Segelas air Jeruk ditambah sedikit garam dan satu sendok makan Madu
berkhasiat untuk penderita TBC, Asma, Masuk angin dan Bronchitis.

8.Air kelapa dicampur sedikit Madu merupakan tonikum yang murah dan
merangsang pusat-pusat seksual tubuh.

9.Segelas penuh sari wortel dicampur 1 sendok makan Madu dan 1 sendok
teh sari Jeruk nipis diminum sebelum makan pagi dapat menanggulangi mual pada wanita hamil, gangguan empedu dan radang lambung.

Segelas penuh sari Mentimun dicampur 1 sendok teh sari Jeruk nipis diminum 2 kali sehari untuk memperlancar buang air kecil, keracunan saat hamil dan kencing sedikit karena kurang cairan

sumber :lupa (salah satu milis yg saya ikuti) 

Tiga Tahun Menanti (kisah/cerita haru)

Di sebuah kota kecil yg tenang & indah, ada sepasang pria & wanita yg Saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap org yg bertemu dgn mereka tdk bisa tdk akan menghantar dgn pandangan kagum & doa bahagia.
Mereka saling mengasihi satu sama lain. Namun pd suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien brp malam tdk sadarkan diri di rumah
sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dgn tiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun. Malamnya ia tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangis sepanjang hari.

Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur spt dulu, sedangkan si wanita telah berubah mjd pucat pasi & lesu tdk terkira,namun ia tetap dgn susah payah bertahan & akhirnya pd suatu hari
Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu, lalu IA memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpd dirinya.

Tuhan bertanya kpdnya:"Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?". Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab:"Ya".
Tuhan berkata:"Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu hrs berjanji menjelma mjd kupu2 selama 3 thn.
Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?". Si wanita terharu setelah mendengarnya & dgn jawaban yg pasti menjawab:"saya bersedia!".
Hari telah terang. Si wanita telah mjd seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diri pd Tuhan lalu Segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki itu benar2 telah siuman bahkan ia sedang berbicara dgn seorg dokter. Namun sayang, ia tdk dpt mendengarnya sebab iatak bisa masuk ke ruang itu. Dgn di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dr jauh kekasihnya sendiri.

Bbrp hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tdk bahagia. Ia mencari keberadaan sang wanita pd setiap org yg lewat, Namun tdk ada yg tahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana. Sang lelaki sepanjang hari tdk makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kpdnya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah mjd kupu2 bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya? hanya saja Ia tdk bisa berteriak, tdk bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2.

Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yg sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tdk mau hrs meninggalkan tempat tsb lalu Terakhir kali ia terbang & hinggap di atas bahu sang lelaki. Ia bermaksud
menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yg kecil & lemah benar2 tdk boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara
tangisan yg sedih hanya dpt di dengar oleh kupu2 itu sendiri & mau tdk mau dgn berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yg jauh dgn membawa harapan.

Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya. Namun di samping bayangan yg tak asing lagi ternyata telah
berdiri seorang wanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa. Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri. Lebih tdk percaya lagi dgn omongan yg di bicarakan banyak org.
Orang2 selalu menceritakan betapa parah sakit sang lelaki.
Melukiskan betapa baik & manisnya dokter wanita itu. Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka & tentu saja juga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia spt dulu kala dsb. Sang
kupu2 sangat sedih. Bbrp hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai. Segala yg pernah di
milikinya dahulu dlm sekejap tokoh utamanya telah berganti seorg wanita lain sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tdk dpt berbuat apa2.

Musim panas tahun ini sgt panjang, sang kupu2 setiap hari terbang Rendah dgn tersiksa & ia sudah tdk memiliki keberanian lagi utk mendekati kekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu, ia & suara
Tawa bahagianya sudah cukup membuat embusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu.
Bunga bersemi & layu. Bunga layu & bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya
menandakan semua ini. Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri.
Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yg hancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.

Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segera berakhir & pd saat hari yg terakhir, kekasih si kupu2 melaksanakan pernikahan dgn wanita itu. Sang kupu2 secara diam2 masuk ke dalam & hinggap
perlahan di atas pundak Tuhan. Ia mendengarkan sang kekasih yg berada di bawah berikrar di hadapan Tuhan dgn mengatakan:"saya bersedia menikah dengannya!". Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ketangan wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dgn mesranya lalu
mengalirlah air mata sedih sang kupu2.
Dengan pedih hatiTuhan menarik napas:"Apakah kamu menyesal?".
Sang kupu2 mengeringkan air matanya:"Tidak". Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan:"Besok kamu sudah dpt kembali mjd dirimu sendiri".
Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya:"Biarkanlah aku mjd kupu2 seumur
hidup".

ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN TAKDIR. ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA. MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI, NAMUN MEMILIKI SESEORANG MAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA.

sumber: lupa (salah satu milis yg saya ikuti)

Ungkapan Akhir Sang Ibu (puisi)

Oleh :Farhan Aulawi

Ibu sangat rindu padamu
Seandainya Ibu tak menggangu
Ibu ingin datang menjenguk dan memelukmu
Pelukan sangat...yang tak terukur waktu
Tuk mengisi getar - getar terumbu rindu

Apakah ada waktu untuk Ibu ?
Apakah kau bisa atur sedikit jadwal untuk Ibu ??
Apakah kau rela luangkan senyum ikhlas untuk Ibu ???
Apakah kau memiliki angan tuk mencium kening keriput
Ibu ????

Ataukah apa arti sapaan ibu tua renta ini ?
Apakah onggokan sampah jijik yang tak memiliki arti ??
Ibu datang bukan meminta tuk dibelaskasihani
Tapi datang tuk bicara dari hati ke hati

Nak...jangan kau tenggelamkan hidupmu
Dalam kobangan sibuk dan materi yang tak menentu
Coba kau menyisir pantai....mengingat gelombang hidup
yang telah lalu
Lihatlah tegarnya sang karang menerima hempasan sang
waktu

Ibu...baru sadar....bahwa senyummu ternyata mahal
Ibu baru sadar......bahwa meraih pelukmu sangat mahal
Ibu baru sadar.....bahwa tuk memperoleh waktumu sangat
mahal
Berapa nak.....berapa harga sibuuuukmuuuuu....?????

Ibu rela korbankan segalanya untuk kebahagiaan masa
lalumu
Ibu rela berikan segalanya untuk pendidikan dan masa
depanmu
Ibu rela sisihkan rasa perih...meniti jarak
setapak...untuk menemuimu
Ibu...relakan.....menjual apapun harta dan kekayaan
tuk meraih pelukmu
Peluklah...nak...peluklah Ibu.....
Aku rindu tangismu...
Aku rindu ceriamu...
Jangan kau pisahkan Ibu.....

Meski saat ini...Ibu sudah dialam jauh
Tapi percayalah bahwa Ibu slalu mengharapmu
Mengharap do'a tulus sucimu
Karna do'a mu yang kan menjadi cahaya kuburku
Berdo'a nak....berdo'a.....
Bermunajatlah pada Allah Yang Maha Pengasih
Disini Ibu slalu menanti do'a mu
Do'a anak yang sholehah
Simbol keberhasilan menunaikan amanah pada Illahi

ttd
Dari Ibu yang merindukanmu

Tujuh Kebiasaan Jomblo Yang Tidak Efektif

Satu: Negatif thinking.

Misalnya, kalau pas lagi jalan sendiri, lalu ada yang tanya (teman kerja atau teman sekampus lain jurusan), "Koq sendiri?" Langsung deh reaksinya seperti ini: "Sudah tahu sendiri, pakai tanya-tanya. Mentang-mentang gua jomblo. Ngenye, ya."

Atau, suatu kali ngelihat ada orang lain yang ngelihatin: "Kenapa sih lihat-lihat?! Anehnya ya, karena gua jomblo. Dasar, tamblo (tampang bloon) luh."

Padahal, "Koq sendiri?" itu kan pertanyaan standar orang yang pengen tanya tapi nggak tahu mau tanya apa. Just basa-basi. Nggak ada maksud apa-apa. Malah kalau tanyanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" jadi aneh bin konyol. Lha, sudah jelas sendiri pakai tanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" segala.

Dan orang yang ngelihatin bisa saja karena rasa-rasanya koq kenal. Atau kagum sa! ma tahi lalat di pipi kita. Dipikirnya, "Hoki bener tuh orang ada tahi lalat di pipinya. Coba kalau tahi kebo atau tahi kucing, kanjelek!" - Jadi, nggak ada kait-mengkait dengan kejombloan kita.
Begitulah kalau sudah dikuasai pikiran negatif. Segala sesuatu disikapi secara negatif. Ibarat orang pakai kacamata hitam. Semua yang dilihatnya serba hitam. Lalu bagaimana dong mengatasinya? Tidak ada cara lain, ganti kacamatanya dengan kacamata yang lebih terang. Jangan salahkan obyek yang dilihat.

Dua: Citra diri yang negatif.

"Siapalah saya ini. Tampang pas-pasan. Nggak bisa apa-apa pula. Otak belet, lha nilai kuliah saja hampir tidak pernah bergeser dari C. Dapet B tuh untung. A, wah ajaib benar anugerah-Mu deh. Mana ada yang mau sama saya. Seandainya saya jadi orang lain pun, nggak bakalan koq saya mau punya pacar kayak diri saya begini."

Padahal gambaran kita tentang diri kita sendiri akan sangat berpengaruh terhadap pikiran, perasaan ! dan sikap hidup kita. Ibarat makanan bagi tubuh kita, citra diri akan sangat menentukan; apakah kita akan menjadi pribadi yang optimistis, percaya diri, punya semangat hidup. Atau sebaliknya, menjadi pribadi yang pesimistis, rendah diri, loyo alias nggak punya semangat hidup.

Tiga: Rumput di halaman rumah tetangga kelihatan lebih hijau.


"Duh, enak nian punya pacar kayak die. Kemana-ma na ada yang nemenin. Ada yang perhatiin and diperhatiin. Ada shoulder to cry on. Malam minggu nggak cengo sendiri di rumah. Lonely. Bisa ngerasain dag dig dug serrr tiap nunggu doi. Kapan pun dan dimana pun ada yan g selalu bisa di-call. Pokoknya asyik deh."

Jadi nganggepnya hidup orang lain tuh lebih enak, lebih baik, lebih nikmat, lebih segalanya. Lalu kita berandai-andai; seandainya hidup kita kayak hidup die, dunia kita kayak dunia die. Seolah kita nih baru bahagia kalau kayak die. Kita jadi kurang bersyukur dengan hidup kita sendiri. Padahal, mana ! ada sih orang yang hidupnya selalu senang. Seperti kata pepatah Belanda, setiap orang tuh punya salib. Siapa pun pastilah punya senang dan susahnya sendiri. Punya pacar pun nggak melulu enak koq. Kadang ada sebalnya. Kadang bisa bikin jengkel and stress juga.

So, jangan heran kalau yang sudah punya pacar pun bisa mikir begini: "Duh, enak nian ngejomblo. Bebase sebebas burung di udara. Asyike seasyik ikan di laut . Nikmate senikmat udang rebus Mang Engking, Yogyakarta- apalagi sambal terasinya itu loh, uihh uenakke pol deh." (apa coba hubungannya?! hehehe:)

Empat: Berselubung topeng.

Nggak jujur dengan diri sendiri. Nggak apa adanya.

Contoh 1 (gaya selebritis: kemayu, dengan sikap bertutur diatur): "Aku emang belum mau pacaran koq. Suer. Masih ingin sendiri." - Yang sebenarnya: aku belum ketemu yang aku mau die mau. Adanya aku mau die nggak mau, die mau akunya nggak mau. Ada yang aku mau die mau, eh die maunya mau nabok sama aku.
Padahal apa salah! nya bilang, "Aku bukannya nggak kepengen, tapi belum ketemu yang pas." Titik. Kalau bilangnya: belum mau pacaran, masi h ingin sendiri - besok atau lusa ternyata ketemu yang cocok. Nah, luh baru nyaho. Malu kan mesti ngejilat ludah kuda (kalau ludah sendiri sudah biasa:).

Contoh 2 (gaya politisi: kemaki, dengan sikap bertutur nggak teratur): "Gue naksir die?! Idihh, amit-amit. Sorry ya, dibayar goceng pun nggak bakalan gue ambil!" - Yang sebenarnya: aku sih okelah sama die, tapi dienya cuek banget. Benci deh aku (dengan gaya genit ala Pelawak Tessi). Padahal apa salahnya bilang, "Dienya cuek begitu, mana berani gue." Titik. Kalau bilangnya: amit-amit, dibayar goceng pun gua gak bakalan ambil - dan ternyata die tuh ngesir sama kita, cuma karena die punya "kemaluan" gede (baca: pemalu) jadinya die pasang sikap cuek bebek. Sok cool. Nah, gimana coba kalau begitu?! Masak mau ikut-ikut si selebritis: ngejilat ludah kuda.

So, tanggalkan ! topeng itu. Apa adanya sajalah. Tapi ya, jangan vulgar, mengobral atau norak. Jujur dengan elegan gitulah.

Lima: Hanyut terbawa perasaan.

Nelangsa. Merasa kasihan pada diri sendiri. Seakan dengan ke-jomblo-an itu, dia menjadi orang yang paling malang di dunia. Makan jadi nggak enak (apalagi sayurnya sudah basi, kurang garam pula), tidur nggak nyenyak (AC mati nggak ada listrik, banyak nyamuk lagi).

Nyanyinya pun lagu Chrisye: "Di malam yang sesunyi ini aku sendiri, tiada yang menemani...... srot, srot (nyedot ingus). Akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku..... pufz, pufz (buang ingus pakai lengan baju). Nanini nananininani ninaneniii (bagian ini nggak hafal). Reff: Mengapa terjadi pada diriku, aku tak percaya kau telah tiada.... hiks, hiks (terisak). Haruskah ku pergi tinggalkan dunia..... hoahh, hoahh (nangis sejadi-jadinya)."

Selanjutnya no comment deh. Bukan apa-apa, saya takut ikut-ikut sedih, iku t-ikut nangi! s, ikut-ikut sedot ingus. Malah repot. Lagian, orang yang lagi terhanyut oleh aneka rupa perasaan susah dan sedih sebetulnya kan nggak butuh kata-kata; ia lebih butuh empati dan simpati.

Saya cuma mau bilang: "You'll never walk alone, Jomblo (ngutip lagu yang biasa dinyanyiin fans kesebelasan Inggris). Kan banyak juga yang jomblo hehehe:)."


Enam: Memaksakan kehendak.

Cara halus:
"Hi, cowok, godain kita dong!" (ekstrim: sambil melotot, satu tangan berkacak pinggang satu tangan lagi menggenggam batu siap ditimpukin).

Atau, "Hi, cewek, kita godain ya!" (ekstrim: sambil memiting seorang nenek yang kebetulan lewat, dan menodongkan pistol ke keningnya).

Cara kasar:

"Apa pun yang terja di gua harus dapetin doi; biar gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang. Pokoknya harus dan kudu!" (ekstrim: bayar segerombolan preman untuk menculik doi, lalu dengan gaya kungfu Buce Li datang menyelamatkannya).

Atau, "Saya nggak bisa hidup tanpa doi. Sudahlah, saya mau mati saja! Mana tali, mana tali! Saya mau gantung diri!" (ekstrim: "Bunda, hidup ini kejam. Kembalikan saja aku ke dalam rahimmu!" - segede gitu, gimana masukinnya ya?!")

Atau, "Marilah kepadaku semua yang letih, lesu dan membutuhkan kehangatan, aku akan memberikan diriku seutuhnya!" (ekstrim: ..... disensor).

Dan kalau berdoa doanya begini: "Tuhan, kalau dia jodoh saya, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodoh saya, jodohkanlah. Tapi kalau dia nggak bisa jadi jodoh saya, biarkan dia ngejomblo seumur hidup. Amin."

Padahal segala sesuatu yang dipaksakan - apalagi soal jodoh - pasti akan lebih banyak buruknya daripada baiknya. Usaha tentunya nggak salah, punya keinginan mangga silahkan . Tapi iringilah itu dengan penyerahan diri kepada Sang Khalik: "Bukan hendakku yang jadi, melainkan kehendak-Mu!"

Dengan berusaha dan berserah, hidup akan terasa lebih ringan. Tuhan tahu apa yang terbaik buat diri kita. ! Percaya deh.

Tujuh: Sirik.

Orang Manado bilang mangiri. Alias iri dengki. Nggak senang ngelihat orang lain senang. Senangnya ngejelek-jelekin dan ngecil-ngecilin kebaikan orang lain.

"Alaaa, dia sih piala bergilir. Lihat aja, bentar lagi juga dia akan pindah ke pelukan cowok laen. Gua sih amit-amit dapetin dia!"
"Eh elu tahu nggak, dia itu kan bekas pacarnya teman sodara teman gue. Nah, kata teman gue, temen gue dari sodaranya, sodaranya dari temennya yang mantan dia itu, dia pernah terlibat narkoba tuh. Pernah digerebek polisi segala. Ortunya s ampai jual rumahnya untuk bebasin dia dari penjara."

Padahal ke-sirik-an hanya akan membuat kita makin buruk di mata orang lain. Dan pasti di mata Tuhan juga. Nggak ada faedahnya.

Maka, bertobatlah!

sumber: lupa

arti sebuah cinta

 Salam dari anak Filsafat yang mencari apa arti cinta itu

Kepada sahabat2ku yang ............MASIH SINGLE
Cinta ibarat kupu2. Makin kau kejar, makin ia menghindar.
Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya. Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerima.
Jadi tenang2 saja, jangan ter-buru2 dan pilihlah yang terbaik.

Kepada sahabat2ku yang ............RAGU -RAGU DENGAN PERNIKAHAN
Cinta bukannya perkara menjadi "orang sempurna"nya seseorang.
Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantu menjadikan dirimu menjadi sesempurnanya.

Kepada sahabat2ku yang ............ TIPE PLAYBOY/PLAYGIRL
Jangan katakan "Aku cinta padamu" bila kau tidak benar2 peduli.
Jangan bicarakan soal perasaan2 bila itu tidak benar2 ada.
Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hati.
Jangan menatap kedalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali 'tuk menerimanya saat ia terjatuh.........

Kepada sahabat2ku yang ............SUDAH MENIKAH
Kalau Cinta jangan katakan"Ini salahmu!", tapi "Maafkan aku, ya?".
Bukan "Kau dimana!", melainkan "Aku disini, kenapa?"
Bukan "Kok bisa sih kau begitu!" tapi "Aku ngerti."
Dan juga bukan "Coba, seandainya kau..." akan tetapi "Terima kasih ya,
kamu begitu....."

Kepada sahabat2ku yang ............BERTUNANGAN
Tolok ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk berapa saling baiknya anda berdua.

Kepada sahabat2ku yang ............PATAH HATI
Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.

Kepada sahabat2ku yang ............BELUM PERNAH JATUH CINTA
Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh jatuhlah. tapi jangan sampai
terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "ngotot",
berbagilah dan jangan sekali2 tidak fair, berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut, siap2lah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.

Kepada sahabat2ku yang ............INGIN MENGUASAI
Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain,tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.

Kepada sahabat2ku yang ............TAKUT MENGAKUI
Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan seseorang.Itu malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.
Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai samasekali tidak mengetahui perasaanmu [terhadapnya].

Kepada sahabat2ku yang ............MASIH BERTAHAN MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI
Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu
jatuh cinta. hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu dan kau telah menyiakan ber-tahun2 untuk seseorang yang tidak layak.
Kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak. Biarkan dia pergi, lupakan.....

Ini hasil perenungan yang cukup dalam dan perlu pengorbanan hati

sumber: lupa